Sepatu Lukis - Satnight Story

 

Hello

Let me show my happiness . . .

Bagi kebanyakan orang, malam minggu adalah malam yang berbeda. Tak heran jika mereka rela tidur larut malam demi menikmati malam spesial ini. Ngomong-ngomong soal menikmati malam minggu, setiap orang tentunya punya caranya masing-masing.

Dan inilah aku dengan cerita malam mingguku, hope you enjoyed . . .

Enggak bisa dibilang anak Ansos juga sih, tapi yaa menikmati malam minggu di kos itu seru dan asyik. Cuma orang-orang yang kadang menilai membosankan. Bagiku malam minggu di kos dan melakukan apa pun yang aku sukai itu the best healing dan bahagia banget. Bagi kalian yang satu frekuensi pasti tahulah feelnya kaya gimana. . .

Sebelum aku kasih tahu apa yang aku lakuin di malam minggu kemarin, aku mau flashback sedikit nih. Jadi seminggu yang lalu, Aku excited banget buat trial melukis di media yang berbeda, yaitu  kain dan kaos. Untuk hasilnya sangat kumaklumi karena percobaan pertama. Masih tambal-tambalan, dan super tebal. But, aku suka prosesnya.  Aku menghargai apa pun yang kuhasilkan.

Dan ternyata antusias ini ke bawa ke malam minggu kemarin, dan tercetuslah ide untuk melukis di sepatu putihku yang membosankan. Oh iya aku selalu punya angan-angan untuk menciptakan malam minggu yang aesthetic versiku sendiri. Untuk itu sebelum mulai melukis aku selalu menyiapkan minuman favorit abad ini, matcha latte sedikit gula pahitnya samar-samar terasa. Juga tak lupa playlist dan musik-musik lo-fi menenangkan.

Melukis di sepatu kanvas, ternyata harus lebih sabar ketimbang melukis di kain. Mulai dari pembuatan sketsanya yang relatif lebih kecil menyesuaikan ukuran sepatunya. Belum lagi kalo salah bikin garis atau ada garis yang kurang pas. Perlu hati-hati dan menghapusnya harus sampai bersih, biar enggak bingung saat pewarnaannya nanti.

Aku pakai pensil 2B karena enggak punya pensil khusus untuk membuat sketsa (pensil kain warna ungu). Juga cat kain merk merries yang murah meriah. Menggunakan alat seadanya, yang penting tetap bisa healing. Untuk tema lukisan ini flora, rencananya sih bakal aku bedain kanan kirinya, kanannya aku gambar bunga-bunga, sedang yang kiri daun-daunan.

Oh iya sebelum aku  membuat sketsa, sepatunya aku cat putih dulu biar pewarnaannya lebih gampang, ini versi aku sih. Kalo enggak mau yang tebel-tebel bisa langsung sketsa aja. Untuk sepatu kanan aku menggambar beberapa jenis bunga, seperti mawar, lavender, bunga matahari dan lainnya. Aku menyelesaikan bagian sepatu kanan  ini kira-kira 3 jam, sudah termasuk pengeringannya yaa.

Sedangkan untuk sepatu kiri lumayan lebih lama, karena pas awal-awal ada kesalahan di daunnya. Yang sebelumnya terbesit ingin melukis beberapa warna, hanya aku jadikan satu warna saja. Hijau. 

Bagian depan sepatu kanan dan kiri pun jadi, yeaay siap untuk menjelajah, hahaha. Dan begini kurang lebih hasilnya, gimana menurut kalian? Mohon dimaklumi yaa karena lagi belajar juga . . .

 

(Sepatu kiri)
 

Sekian cerita malam mingguku, aslinya lebih aesthetic sih. Intinyaa apa pun yang kalian lakukan di malam minggu nikmatilah. Dan malam minggu enggak harus sama orang lain kok, kalian tetap bisa bikin malam minggu yang seru meski seorang diri. Dan terpenting sekali-kali beri ruang untuk diri sendiri, enggak harus mengikuti kemauan orang lain, enggak harus sama kaya orang lain. Menjadi beda itu enggak papa. Sampai jumpa di cerita malam minggu selanjutnyaa. Silahkan komen bagi yang mau sharing juga. Boleh soal lukis sepatu boleh malam minggu. BYE :)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1 komentar:

  1. Ini cakep banget sih��, dan setuju banget malmingan di kos itu enak kok walau sekedar drakoran aja...
    Apalagi kalau bisa sambil berkarya kayak gini, semoga aja brush pen ku bisa dateng hari ini jadi malming ku nanti bisa berkarya kayak kamu��

    BalasHapus