Tips Membuat Totebag Lukis - Isi Waktu Luang yang Bermanfaat

Hai Readers

Comeback again with me


Setelah sebelumnya aku sharing soal sepatu lukis. Kali ini aku akan bahas topik yang tak jauh beda masih tentang lukis melukis yaitu Totebag lukis. Aku akan kasih beberapa tips dan cara untuk kamu yang mau coba coret-coret Totebag sendiri biar Aesthetic dan beda dari yang lain. Yuk simak sampai selesai . .

Untuk yang pertama sebelum mulai melukis, kamu harus siapkan dulu Totebagnya. Agar lebih mudah dalam pewarnaannya aku sarankan untuk mulai mencoba dengan Totebag berbahan Blacu atau Kanvas. Untuk warnanya boleh sesuai keinginan, tapi aku sarankan pakai warna putih (netral) dulu.

Untuk Totebag polos bisa kamu dapatkan dengan mudah  di toko-toko tas terdekat bisa juga di Market Place. Harganya bisa di sesuaikan saja dengan Budget. Untuk Totebag polos yang aku gunakan ini seharga 30 ribu, ada kantong, lapisan, dan resletingnya. Jika mau yang lebih murah banyak kok, bahkan ada yang di bawah 20 ribu (untuk Totebag bahan Blacu).

Bagi yang belum tahu bedanya Kanvas dan Blacu aku jelaskan sebentar di paragraf ini ya. Bahan Kanvas dan Blacu pada dasarnya sama, sama-sama asalnya dari serat kapas. Bedanya kalo Blacu itu pure kapas yang belum diputihkan, makanya  hanya ada satu warna aja putih kekuningan, kainnya cenderung lebih tipis dan lentur. Nah, kalo kanvas itu sudah melalui rangkaian proses pabrik bahkan ada yang udah di campur dengan Polyster dan pewarna tekstil. Karena itu kanvas cenderung lebih tebal, seratnya lebih kelihatan, dan tersedia berbagai warna.

Balik lagi ke topik. . .

Untuk yang kedua yang perlu disiapkan, ialah peralatan lukisnya. Di antaranya pensil 2B atau pensil khusus kain, penghapus, penggaris (jika dibutuhkan), juga cat kain atau akrilik. Untuk menghemat biaya aku sarankan untuk membeli cat warna dasar dulu (merah, biru, putih, hitam, dan kuning). Untuk merknya boleh apa saja, kalo aku pakai Merk Merries yang murah meriah. Aku belinya di Market Place yang harganya miring dan lengkap.

(Sepatah kata dari aku sebelum mulai melukis apalagi bagi yang baru pertama kali coba media ini. Yakinlah jika hasilnya nanti akan memuaskanmu bagaimanapun dan apa pun yang kamu lukis. Seni itu tidak mengikat, seni itu bebas. Kamu bisa mencampurkan sesuatu yang kelihatan tidak mungkin jadi mungkin. Dan jauhkan dari kata sempurna, hargai prosesmu saat ini. Semua orang punya proses masing-masing untuk berkembang. Jangan bandingkan prosesmu dengan hasil orang-orang profesional.  Hasilmu hari ini, adalah bagian dari keberhasilanmu di masa depan. Selalu mencoba dan mencoba. Ganbatte Kudasai)

Ready with me? Let’s Go  lanjut ke tata cara melukisnya :

1. Tentukan ide lukisannya, kamu bisa menggunakan objek yang ada di sekitarmu, atau mencari referensi di internet (Pinterest is the best recommendation)

2. Pilih area Totebag yang akan dilukis, pastikan jika areanya luas (cukup untuk menggambar objek yang akan kamu lukis)

3. Buat sketsa dengan pensil 2B atau pensil kain di area yang kamu pilih. Jika kamu menggunakan pensil 2B lebih baik untuk tipis-tipis dulu agar mudah menghapusnya kalau ada kesalahan gambar. Jika ingin membuat garis-garis lurus gunakan penggaris agar lebih rapi.

4. Setelah selesai membuat sketsa, lanjut ke pewarnaannya. Bagi aku yang terpenting dan perlu ada dalam lukisan agar tambah cakep dan keren itu teknik gradasi. Opsional boleh dari yang warna muda ke tua atau sebaliknya, sesuaikan saja sama referensinya.

Kunci mencampurkan warna :

- Merah + Kuning = Orange

- Merah + Biru = Ungu

- Kuning + Biru = Hijau

- Semua warna yang ditambahi putih akan menghasilkan warna yang lebih terang

- Merah + Kuning (hijau) + Hitam + Putih = Coklat

Kamu bisa coba mencampurkan warna-warna lainnya untuk mendapatkan warna-warna baru. Dan agar lukisannya rapi usahakan tidak keluar dari garis sketsa. Namun seandainya tidak sengaja tercoret jangan keburu panik. Yang perlu kamu lakukan ialah menunggunya kering dan menimpanya dengan warna yang kamu inginkan. 

Dan inilah hasil totebag lukis yang aku buat :


(Totebag Lukis Floral)



(Ready with my Aesthetic Totebag)

Gimana menurut kalian? Menarik bukan untuk dicoba? Selain menyenangkan juga ada manfaatnya loh. Bagi yang mau sharing juga bisa tulis di kolom komentar yaa. Terima kasih bagi yang sudah menyempatkan membaca tulisanku kali ini. Semangat berkreasi :)

0 komentar:

Sepatu Lukis - Satnight Story

 

Hello

Let me show my happiness . . .

Bagi kebanyakan orang, malam minggu adalah malam yang berbeda. Tak heran jika mereka rela tidur larut malam demi menikmati malam spesial ini. Ngomong-ngomong soal menikmati malam minggu, setiap orang tentunya punya caranya masing-masing.

Dan inilah aku dengan cerita malam mingguku, hope you enjoyed . . .

Enggak bisa dibilang anak Ansos juga sih, tapi yaa menikmati malam minggu di kos itu seru dan asyik. Cuma orang-orang yang kadang menilai membosankan. Bagiku malam minggu di kos dan melakukan apa pun yang aku sukai itu the best healing dan bahagia banget. Bagi kalian yang satu frekuensi pasti tahulah feelnya kaya gimana. . .

Sebelum aku kasih tahu apa yang aku lakuin di malam minggu kemarin, aku mau flashback sedikit nih. Jadi seminggu yang lalu, Aku excited banget buat trial melukis di media yang berbeda, yaitu  kain dan kaos. Untuk hasilnya sangat kumaklumi karena percobaan pertama. Masih tambal-tambalan, dan super tebal. But, aku suka prosesnya.  Aku menghargai apa pun yang kuhasilkan.

Dan ternyata antusias ini ke bawa ke malam minggu kemarin, dan tercetuslah ide untuk melukis di sepatu putihku yang membosankan. Oh iya aku selalu punya angan-angan untuk menciptakan malam minggu yang aesthetic versiku sendiri. Untuk itu sebelum mulai melukis aku selalu menyiapkan minuman favorit abad ini, matcha latte sedikit gula pahitnya samar-samar terasa. Juga tak lupa playlist dan musik-musik lo-fi menenangkan.

Melukis di sepatu kanvas, ternyata harus lebih sabar ketimbang melukis di kain. Mulai dari pembuatan sketsanya yang relatif lebih kecil menyesuaikan ukuran sepatunya. Belum lagi kalo salah bikin garis atau ada garis yang kurang pas. Perlu hati-hati dan menghapusnya harus sampai bersih, biar enggak bingung saat pewarnaannya nanti.

Aku pakai pensil 2B karena enggak punya pensil khusus untuk membuat sketsa (pensil kain warna ungu). Juga cat kain merk merries yang murah meriah. Menggunakan alat seadanya, yang penting tetap bisa healing. Untuk tema lukisan ini flora, rencananya sih bakal aku bedain kanan kirinya, kanannya aku gambar bunga-bunga, sedang yang kiri daun-daunan.

Oh iya sebelum aku  membuat sketsa, sepatunya aku cat putih dulu biar pewarnaannya lebih gampang, ini versi aku sih. Kalo enggak mau yang tebel-tebel bisa langsung sketsa aja. Untuk sepatu kanan aku menggambar beberapa jenis bunga, seperti mawar, lavender, bunga matahari dan lainnya. Aku menyelesaikan bagian sepatu kanan  ini kira-kira 3 jam, sudah termasuk pengeringannya yaa.

Sedangkan untuk sepatu kiri lumayan lebih lama, karena pas awal-awal ada kesalahan di daunnya. Yang sebelumnya terbesit ingin melukis beberapa warna, hanya aku jadikan satu warna saja. Hijau. 

Bagian depan sepatu kanan dan kiri pun jadi, yeaay siap untuk menjelajah, hahaha. Dan begini kurang lebih hasilnya, gimana menurut kalian? Mohon dimaklumi yaa karena lagi belajar juga . . .

 

(Sepatu kiri)
 

Sekian cerita malam mingguku, aslinya lebih aesthetic sih. Intinyaa apa pun yang kalian lakukan di malam minggu nikmatilah. Dan malam minggu enggak harus sama orang lain kok, kalian tetap bisa bikin malam minggu yang seru meski seorang diri. Dan terpenting sekali-kali beri ruang untuk diri sendiri, enggak harus mengikuti kemauan orang lain, enggak harus sama kaya orang lain. Menjadi beda itu enggak papa. Sampai jumpa di cerita malam minggu selanjutnyaa. Silahkan komen bagi yang mau sharing juga. Boleh soal lukis sepatu boleh malam minggu. BYE :)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1 komentar: