Tampilkan postingan dengan label Self Development. Tampilkan semua postingan

Cara Bijak Menjadi Virtual Friends - Teman Dunia Maya

Hai Readers,

Do you have Virtual Friends?

Tentu saja hampir semua orang memilikinya, terutama kaum muda yang kesehariannya tak lepas dari Gadget. Virtual Friends merupakan teman yang kita kenali lewat dunia maya. Entah itu lewat perantara text message, audio call atau video call.


(Text Message - Sumber : www.pexels.com)

Virtual Friends  lebih banyak terjalin lewat Media Sosial, entah itu Instagram, Twitter maupun Facebook. Menariknya dari Media Sosial ini kita bisa menemukan Virtual Friends yang memiliki hobi atau ketertarikan yang sama. Misalnya sama-sama pecinta bisnis,  penikmat musik lokal, atau lainnya. Dari kesamaan ini kita bisa sharing sekaligus menambah wawasan. 

Menjadi Virtual Friends yang mungkin bagi beberapa orang terkesan sepele, sebenarnya juga perlu memperhatikan attitude layaknya berteman di dunia nyata.  Terlebih ketika kita berkomentar, sebisa mungkin apa yang kita sampaikan pantas dan bisa diterima dengan baik. Lantas bagaimana cara bijak menjadi Virtual Friends? Di sini aku akan sharing beberapa cara untuk menjadi Virtual Friends yang lebih bijak. Langsung simak di bawah ya


1.   Kenali dengan siapa kita berkomunikasi

Di Media Sosial yang mana tidak semua orang tahu karakter asli seseorang. Kita bisa menggunakan dua hal untuk menjadi dasar memulai berkomunikasi. Lihat apa gendernya dan perkirakan berapa usianya? Dengan mengetahui dua hal tersebut, berharapnya kita bisa menyesuaikan gaya bahasa yang akan kita gunakan.

2.       Ramah dan sopan

Dengan siapapun kita berkomunikasi, bersikap ramah dan sopan itu penting. Ramah dan sopan ini dalam konteks pertemanan yang tidak kaku ya. Jika ditanya dengan baik maka jawab dengan baik. Jika ada kesalahan maka segera minta maaf. Jika dibantu maka ucapkan Terima kasih. Kenapa ini penting?  Karena bisa membuat seseorang lebih merasa dihargai. Seperti kata bijak yang sering kita temui “Belajarlah menghargai orang lain sebelum minta dihargai”

3.       Pilih kata-kata yang positif

Percaya tidak percaya jika apa yang kita sampaikan  bisa menunjukan karakter kita. Kita bisa dikenal sebagai orang yang optimis atau sebaliknya dari kata-kata kita. Kita bisa dikenal sebagai orang yang mature atau belum dari kata-kata kita. Untuk itu memilih kata-kata positif jauh lebih baik dalam berkomunikasi  entah dunia nyata maupun maya. Selain bisa dikenal sebagai orang berkarakter baik, kata-kata positif juga menginspirasi dan bisa menularkan positive vibes bagi orang lain.

 

4.       Memberi Support

Terkadang beberapa dari Virtual Friends kita sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja. Apabila kita termasuk salah satu yang dipercaya mengetahui ceritanya, maka selain mencoba memahami juga memberikan support. Dimulai dari hal sederhana dulu misal ;support emosionalnya seperti memberi sebuah saran atau nasihat. Hal ini lebih menunjukan rasa empati kita.

 

5.      Menjaga dan menghargai privasi

Memiliki atau menjadi Virtual Friends ada batasannya dalam privasi. Percakapan yang sudah kita lakukan melalui media sosial, jangan di share ke orang lain apalagi secara umum. Hal ini karena percakapan itu bersifat pribadi. Jika memang ingin share dengan maksud baik maka bisa minta izin terlebih dahulu.

 

Bagaimana topik tulisan kali ini? Apakah kamu suka? Jika kamu suka dengan topik seperti ini silahkan tulis di kolom komentar.

Sekian tulisan mengenai Cara Bijak Menjadi Virtual Friends, semoga kamu bisa segera menjadi Virtual Friends yang Bijak. Terima kasih untuk kamu yang sudah berkenan membacanya. Salam Literasi.